SEJARAH, KOLEKSI, DAN FAKTA LOUVRE

Kisah di balik Louvre

Museum Louvre adalah museum seni yang paling banyak dikunjungi di dunia, sebuah landmark dan monumen bersejarah yang terkenal di Paris. Museum ini berfungsi sebagai museum dan galeri seni nasional Prancis. Terletak di dalam bagian istana Renaissance yang megah, museum ini dibangun pada abad ke-12 di tepi kanan Sungai Seine. Awalnya, ini adalah benteng pertahanan Philip Augustus.

Secara historis, Louvre selalu dikaitkan dengan kekuatan dan representasi negara Prancis. Saat ini, Louvre melambangkan seni dan budaya Prancis, memamerkan koleksi yang mengesankan dari seni kuno hingga pertengahan abad ke-19.

Dibangun sebagai kastil pertahanan pada abad ke-12

Louvre awalnya dibangun sebagai kastil dan benteng oleh Raja Philip II dari Prancis sekitar tahun 1190 untuk mempertahankan dan melindungi Paris dari kemungkinan penyerang. Kastil ini dirancang untuk memperkuat bagian barat Tembok Philip II Augustus, yang menandai batas-batas kota. Kastil ini memainkan peran penting dalam pertahanan Paris pada akhir abad ke-12.

Kediaman Kerajaan

Pada abad ke-16, Louvre terutama digunakan sebagai kediaman kerajaan bagi beberapa raja Prancis. Raja Henry II menyelenggarakan banyak acara di istana tersebut bersama istrinya, Catherine de’ Medici. Sepanjang sejarahnya, selain digunakan sebagai kediaman kerajaan Prancis pada berbagai periode antara abad ke-14 hingga abad ke-18, Louvre juga telah digunakan untuk berbagai fungsi pemerintahan.

Perluasan istana pada abad ke-17

Selama abad ke-17, Louis XIII dan Louis XIV melakukan perluasan signifikan pada bangunan tersebut, memperbesar ukurannya dan menghubungkannya dengan Istana Tuileries. Museum ini juga mulai membangun koleksi seninya yang luas berkat sumbangan penting dari Kardinal de Richelieu dan menteri Louis XIV, Kardinal Mazarin. Pada akhir abad tersebut, Louvre mulai diakui sebagai kediaman kerajaan sekaligus lembaga budaya.

Dari kediaman kerajaan menjadi museum umum

Pada abad ke-18, gagasan untuk mengubah Louvre menjadi museum umum mulai populer. Musée Central des Arts dibuka untuk umum pada tahun 1793 selama Revolusi Prancis. Selama abad ke-18, Louvre dirancang ulang agar lebih sesuai dengan peran barunya sebagai museum. Napoleon Bonaparte memprakarsai renovasi besar-besaran dan menambahkan sayap-sayap baru untuk memamerkan lebih banyak karya seni.

Perluasan pada abad ke-19

Pada masa setelah Revolusi Prancis, Louvre menjadi museum umum. Napoleon III melanjutkan perluasan museum tersebut dan memperkaya koleksinya. Pada akhir abad ke-19, Louvre telah memantapkan dirinya sebagai landmark budaya utama yang memamerkan koleksi seni yang sangat banyak dari berbagai periode dan wilayah.

Modernisasi pada abad ke-20

Pada tahun 1980-an dan 1990-an, Louvre direnovasi untuk meningkatkan aksesibilitas. Sebuah bagian bawah tanah dibangun, yang mencakup berbagai toko, ruang kantor, dan kafe. Selain itu, pada tahun 1989, sebuah piramida kaca ikonik ditambahkan sebagai pintu masuk. Perubahan-perubahan ini memadukan desain kontemporer dengan istana bersejarah, sehingga membuat museum ini terasa lebih terbuka dan mudah diakses.

Piramida Louvre

Piramida Louvre dibangun pada masa proyek Grand Louvre pada tahun 1980-an untuk memodernisasi museum dan memudahkan akses bagi para pengunjung. Dibangun oleh arsitek keturunan Tionghoa-Amerika I.M. Pei, piramida ini berdiri di pintu masuk istana bersejarah tersebut, menghubungkan sejarah museum dengan masa kini.

Perayaan 200 Tahun

Louvre merayakan ulang tahun ke-200 sebagai museum umum pada tahun 1993. Sayap Richelieu yang baru juga dibuka untuk memamerkan koleksi besar lukisan Eropa dan karya seni lainnya.

Koleksi Saat Ini

Louvre memiliki salah satu koleksi lukisan terbesar di dunia, yang menampilkan karya seni Eropa hingga Revolusi 1848. Museum ini memiliki delapan departemen utama. Grande Galerie merupakan bagian yang menonjol di Louvre, yang sebagian besar memamerkan karya-karya agung Italia. Museum ini juga memiliki koleksi barang antik Yunani, Etruria, Romawi, dan Mesir, Seni Islam, serta barang antik Timur Dekat di bagian-bagian lainnya.

Beberapa karya unggulan meliputi lukisan Prancis dari abad ke-15 hingga ke-19 serta mahakarya ikonik seperti Mona Lisa, The Raft of the Medusa, The Winged Victory of Samothrace, dan The Venus de Milo. Dengan Tur Kelompok Kecil Louvre kami, Anda dapat menjelajahi karya-karya seni terkenal di seluruh museum bersama pemandu ahli.

Mona Lisa yang Terkenal

Mona Lisa, yang diciptakan oleh Leonardo da Vinci antara tahun 1503 dan 1519, merupakan salah satu karya seni paling terkenal dan berharga di dunia, serta memegang Rekor Dunia Guinness untuk nilai asuransi tertinggi bagi sebuah lukisan. Selama bertahun-tahun, lukisan ini telah selamat dari pencurian, kerusakan, dan evakuasi selama perang.

Dengan senyum misteriusnya, Mona Lisa terus menginspirasi para seniman hingga saat ini dan merupakan salah satu karya seni yang paling banyak dilihat di dunia, menarik jutaan pengunjung ke Museum Louvre. Karena popularitasnya, lukisan ini dipajang di balik kaca pelindung anti-peluru di ruang terbesar di Louvre, yaitu Salle des États. Anda dapat melihat Mona Lisa yang terkenal ini dengan akses langsung dan panduan khusus untuk menghindari kerumunan dengan Tiket Mona Lisa kami.

Ingin mempelajari lebih lanjut tentang sejarah Louvre?

Book one of our best-selling Louvre Museum Tours!
Tur Kelompok Kecil Louvre
dari
Rp 1125493
Direkomendasikan

Panduan ahli

Tur Kelompok Kecil Louvre

Ikuti tur berpemandu kami untuk pengalaman tak terlupakan saat mengunjungi salah satu museum paling terkenal di dunia. Saksikan karya seni ikonik seperti Mona Lisa, Venus de Milo, dan Winged Victory of Samothrace. Pelajari tentang Piramida Louvre modern di pintu masuk museum dan jelajahi koleksi seni yang berharga. Bersama pemandu yang berpengetahuan luas, Anda akan mendengarkan kisah-kisah menarik tentang para seniman dan karya-karya mereka. Pemandu ahli Anda akan membantu Anda menjelajahi museum yang luas ini, memastikan Anda menemukan karya-karya paling terkenal tanpa tersesat.

Tur Malam Louvre
dari
Rp 1125493

Hindari keramaian tengah hari

Tur Malam Louvre

Temukan karya seni paling terkenal di Louvre dalam tur pintu masuk terakhir yang dipandu oleh pemandu ahli. Nikmati kesempatan langka untuk melihat Mona Lisa karya Leonardo da Vinci tanpa kerumunan orang, dan luangkan waktu Anda untuk mengagumi keindahannya. Pemandu profesional Anda akan membawa Anda untuk melihat karya seni paling menarik di berbagai bagian museum dan akan berbagi cerita tentang masing-masing karya seni tersebut. Tur Malam Louvre menawarkan kesempatan untuk menikmati arsitektur dan seni yang menakjubkan dalam suasana yang damai dan santai. Dengan kelompok kecil, Anda dapat menikmati berbagai karya seni tanpa stres karena harus menjelajahi museum sendirian.