6 Fakta Menarik tentang Lukisan Mona Lisa

Cerita dan fakta seputar lukisan Mona Lisa yang mungkin belum Anda ketahui

Anda mungkin pernah mendengar tentang Mona Lisa. Dapat dikatakan sebagai lukisan paling terkenal di dunia, mahakarya era Renaisans ini merupakan potret setengah badan seorang wanita yang dilukis oleh Leonardo da Vinci. Sekilas, lukisan ini mungkin tampak biasa saja karena ukurannya yang kecil, warnanya yang lembut, dan didominasi oleh warna-warna gelap. Namun, karya seni ini sangat dipuji karena penggambaran fitur wajah manusia yang sangat realistis serta senyuman misterius di bibir sang wanita.

Dengan pengakuan yang begitu besar, Mona Lisa memiliki sejarah yang penuh gejolak dan menarik, termasuk berbagai upaya vandalisme, pencurian terkenal, dan masih banyak lagi. Lanjutkan membaca dan temukan fakta-fakta paling menarik tentang Mona Lisa!

1. Wanita dalam lukisan itu tidak bernama Mona Lisa

Kebanyakan orang mungkin berasumsi bahwa nama sebuah lukisan terkenal yang menggambarkan seorang wanita juga merupakan nama asli wanita dalam lukisan tersebut. Namun, hal itu tidak berlaku untuk Mona Lisa.

Secara luas diyakini bahwa potret tersebut menggambarkan seorang bangsawan wanita Italia bernama Lisa del Giocondo, istri seorang pedagang sutra kaya raya. Konon, suaminya, Francesco del Giocondo, memesan lukisan istrinya tersebut untuk merayakan pindah rumah mereka ke tempat tinggal baru serta kelahiran putra kedua mereka, Andrea.

Nama lukisan tersebut berasal dari kata Italia “Monna” – sebuah bentuk sapaan yang sopan, mirip dengan “My lady” dalam bahasa Inggris, dan digunakan secara eksklusif untuk wanita bangsawan. Jadi, artikel ini sebenarnya bisa saja diberi judul “Fakta Menarik tentang Lukisan Lisa del Giocondo”. Nama alternatif untuk lukisan ini adalah “La Gioconda”. Meskipun secara harfiah berarti “yang ceria” (yang sesuai dengan wajah tersenyum sang wanita), sangat mungkin juga bahwa nama tersebut merupakan permainan kata dari nama keluarga Giocondo.

2. Potret seorang wanita Italia telah tersebar di seluruh Prancis

Pada tahun 1516, Raja Fransis I dari Prancis mengundang Leonardo da Vinci ke istana kerajaannya. Pelukis itu menerima undangan tersebut, dan secara resmi mulai mengabdi kepada raja, lalu pindah ke kota Amboise di Prancis bersama barang-barangnya, karya-karyanya, serta muridnya, Salaì. Da Vinci meninggal dunia di Prancis pada tahun 1519, dan dalam surat wasiatnya, ia mewariskan Mona Lisa kepada murid mudanya, yang kemudian menjualnya kepada Francis I seharga 4.000 koin emas. Dengan demikian, lukisan tersebut sebagian besar tetap berada di Prancis. Awalnya dimiliki oleh keluarga kerajaan Prancis, lukisan tersebut awalnya disimpan di Istana Fontainebleau, sebuah kediaman musim panas kerajaan di sebelah tenggara Paris. Lukisan itu kemudian dipindahkan ke Versailles oleh Louis XIV, dan tetap berada di sana hingga Revolusi Prancis, ketika para pemberontak merebut lukisan tersebut.

Napoleon Bonaparte kemudian mendapatkan lukisan tersebut, dan menggantungnya di kamar tidurnya di Istana Tuileries. Lukisan itu tetap berada di sana selama sekitar 4 tahun, tetapi ketika Napoleon kehilangan kekuasaannya pada tahun 1804, lukisan terkenal itu akhirnya menemukan tempat tinggal terakhirnya: Istana Louvre. Perjalanan terakhirnya pun tidak terlalu jauh – Istana Tuileries terletak tepat di bagian barat Istana Louvre!

Lihat Mona Lisa secara langsung! Pesan tiket tanpa antrean ke Museum Louvre kami!

T&T Certified & selected for you!
Tiket Museum Louvre
dari
Rp 1053067
Buku terlaris

Akses terbatas

Tiket Museum Louvre

Nikmati akses ke Museum Louvre dengan tiket masuk berjadwal. Jelajahi sejarah seni dan koleksi-koleksi terkenal sesuai keinginan Anda. Jelajahi koridor-koridor salah satu museum paling terkenal di dunia yang dikunjungi jutaan orang. Saksikan karya-karya agung seperti Mona Lisa, Venus de Milo, Winged Victory, dan banyak lagi lainnya. Dengan lebih dari 35.000 koleksi yang tersebar di delapan bagian, Louvre menawarkan perjalanan tak terlupakan melintasi sejarah seni dan budaya.

Tiket Museum Louvre & Pelayaran Sungai Seine
dari
Rp 1445386

Pesiar seni & pemandangan indah

Tiket Museum Louvre & Pelayaran Sungai Seine

Kunjungi Louvre, museum terbesar di dunia, dan lihatlah berbagai karya seni yang tak ternilai harganya, termasuk Mona Lisa yang ikonik dengan senyumannya yang penuh teka-teki serta Venus de Milo yang berusia lebih dari 2.100 tahun! Jelajahi ratusan galeri yang dipenuhi karya seni, lalu ikuti pesiar sungai Seine selama 1 jam. Lihatlah landmark Paris yang paling terkenal, seperti Menara Eiffel dan Katedral Notre Dame, dari sudut pandang yang unik.

3. Orang Italia telah mencuri lukisan itu untuk mencoba mengembalikannya ke Italia

Pada tahun 1911, pelukis Louis Béroud tiba di Louvre pada dini hari, dengan harapan dapat membuat sketsa Mona Lisa. Namun, yang ia temui hanyalah dinding kosong. Demikianlah awal mula kisah pencurian lukisan tersebut dari Louvre. Malam sebelumnya, Vincenzo Peruggia, seorang imigran Italia dan patriot, telah menyusup ke Louvre dan mencuri Mona Lisa. Pencuri tersebut sebenarnya adalah seorang pegawai Louvre, dan telah bekerja memasang kaca pelindung pada beberapa lukisan di Louvre, termasuk Mona Lisa. Ia dengan mudah melepas kaca tersebut, mengambil lukisan itu, menyembunyikannya di dalam lemari semalaman, dan melarikan diri begitu pagi tiba.

Peruggia sangat meyakini bahwa lukisan itu milik Italia karena merupakan karya maestro Italia terkenal, Leonardo da Vinci. Ia menyembunyikan Mona Lisa di bagian bawah palsu kopernya selama dua tahun, tetapi akhirnya ditangkap di Florence saat mencoba menjual lukisan tersebut kepada Giovanni Poggi, direktur seni Galeri Uffizi. Poggi segera melaporkan lukisan tersebut kepada pihak berwenang setempat, dan pencuri itu menjalani hukuman enam bulan penjara. Namun, ia sekaligus dipuji atas patriotisme Italia-nya.

4. Pablo Picasso dan Guillaume Apollinaire dituduh melakukan pencurian

Meskipun hidup berabad-abad setelah lukisan itu dibuat, pelukis Pablo Picasso dan penyair Guillaume Apollinaire juga masuk dalam daftar fakta tentang Mona Lisa ini. Ketika lukisan itu dicuri, polisi menawarkan hadiah uang tunai bagi siapa pun yang memberikan informasi. Dan Joseph Géry Pieret, seorang pencuri yang sedang bangkrut, secara anonim memberi informasi kepada sebuah surat kabar lokal bahwa ia telah mencuri patung-patung kepala kecil dari Semenanjung Iberia dari Louvre pada tahun 1907. Pieret adalah sekretaris Apollinaire, dan sang penulis bergaul di lingkaran sosial yang sama dengan Picasso. Selain itu, patung-patung kepala tersebut sebenarnya dijual kepada Picasso, yang terinspirasi olehnya saat melukis “Les Demoiselles d’Avignon”.

Picasso dan Apollinaire langsung menyadari bahwa mereka akan diperiksa. Untuk menutupi jejak, mereka bertemu untuk membuang patung-patung Iberia yang terkenal itu ke Sungai Seine, namun pada akhirnya tidak tega menghancurkan artefak kuno tersebut. Polisi memang menangkap Apollinaire, dan Apollinaire yang panik menyebut nama Picasso, yang kemudian juga dipanggil untuk diperiksa. Sementara itu, Picasso menyangkal bahwa ia mengenal Apollinaire sama sekali. Di ruang sidang, kedua pria tersebut mengakui kebenaran mengenai patung-patung Iberia tersebut, dan Apollinaire ditahan di penjara selama beberapa hari, namun pada akhirnya keduanya dibebaskan karena kurangnya bukti terkait pencurian Mona Lisa itu sendiri.

5. Meskipun telah terjadi banyak aksi vandalisme, Mona Lisa tetap tersenyum!

Setengah milenium setelah Leonardo da Vinci melukis Mona Lisa, lukisan tersebut berhasil tetap utuh dengan luar biasa. Anda pasti akan terkesima melihat ketahanannya begitu membaca tentang berbagai serangan yang berhasil dilaluinya!

Sepanjang sejarah, Mona Lisa telah menjadi sasaran vandalisme dalam berbagai bentuk sebanyak 7 kali. Berikut ini ringkasannya:

1956

  • Seorang perusak mencoba merusak Mona Lisa dengan pisau cukur, dengan dalih bahwa ia jatuh cinta pada lukisan tersebut.
  • Seorang demonstran melemparkan asam ke bagian bawah lukisan tersebut selama pameran di Montauban, namun untungnya tidak merusaknya.
  • Seorang penyerang melemparkan batu ke arah lukisan tersebut, menghancurkan kaca dan mengikis pigmen di dekat siku kiri. Sejak saat itu, kaca anti peluru telah digunakan untuk melindungi lukisan tersebut.

1974

Seorang wanita yang menggunakan kursi roda menyemprotkan cat merah ke Mona Lisa, sebagai bentuk protes terhadap kurangnya aksesibilitas bagi penyandang disabilitas di Museum Nasional Tokyo (lukisan tersebut dipamerkan di sana sebagai tamu). Namun, ia hanya berhasil mengecat kacanya, bukan lukisan itu sendiri.

2009

Seorang wanita Rusia menghantamkan cangkir teh ke kaca pelindung Mona Lisa, dan untungnya lukisan tersebut tidak rusak. Serangan tersebut diduga dilatarbelakangi oleh kemarahan; wanita tersebut telah ditolak kewarganegaraan Prancisnya.

2022

Seorang aktivis laki-laki yang memperjuangkan perubahan iklim, menyamar sebagai seorang wanita yang menggunakan kursi roda, melemparkan dan mengoleskan kue ke seluruh bagian Mona Lisa dalam upaya untuk meningkatkan kesadaran akan perubahan iklim. Untungnya, ia tidak merusak lukisan tersebut.

2024

Para aktivis lingkungan melemparkan sup labu ke arah Mona Lisa untuk meningkatkan kesadaran tentang produksi pangan yang tidak berkelanjutan dan kelaparan di Prancis, tetapi hanya menyemprotkan sup ke kaca dan tidak merusak lukisan itu sendiri.

Mona Lisa telah menghadapi segalanya – kecuali kamu!

Book your Louvre Museum tickets now and meet Mona Lisa!
Tiket Mona Lisa
dari
Rp 1011770

Lihat Mona Lisa sebelum orang lain

Tiket Mona Lisa

Kunjungi Museum Louvre dan langsung menuju lukisan Mona Lisa yang terkenal bersama pemandu Anda. Nikmati akses langsung yang telah dipesan sebelumnya ke lukisan ikonik karya Leonardo ini, yang menarik jutaan pengunjung setiap tahunnya. Nikmati senyuman misterius Mona Lisa dan temukan sendiri mengapa lukisan ini menjadi salah satu karya seni paling terkenal di dunia. Selain Mona Lisa, jelajahi koleksi seni berharga lainnya serta mahakarya-mahakarya yang dipamerkan di Louvre.

Tiket Masuk Museum Paris
dari
Rp 2250672
Nilai terbaik

Lihat semua museum di Paris

Tiket Masuk Museum Paris

Kunjungi lebih dari 60 museum dan landmark ternama, seperti Museum Louvre, Notre Dame, Arc de Triomphe, Museum Orsay, dan masih banyak lagi! Tiket terusan Anda berlaku selama 2 hingga 6 hari dan sudah termasuk akses tanpa antrean, sehingga Anda bisa memanfaatkan kunjungan Anda di Paris dengan maksimal. Tiket terusan ini juga mencakup situs-situs di luar Paris, seperti Istana Versailles, dan menawarkan pelayaran di sepanjang Sungai Seine.

6. Mona Lisa sempat berkunjung ke Amerika berkat Jackie Kennedy

Jacqueline Kennedy, istri presiden Amerika Serikat yang terkenal, John F. Kennedy, pernah mempelajari sastra Prancis dan bahkan menghabiskan tahun ketiga kuliahnya di Universitas Sorbonne, Paris. Sebagai seorang Ibu Negara yang sangat menguasai seni Prancis, ia berbincang dengan Menteri Kebudayaan Prancis saat berkunjung ke Paris, dan menanyakan apakah lukisan Mona Lisa dapat dibawa ke Amerika Serikat. Menteri tersebut menjawab ya!

Pada Desember 1963, potret terkenal itu dibawa ke Amerika dalam sebuah kotak bersuhu terkendali melalui kapal laut raksasa, dengan pengawal yang menyertainya di setiap langkah perjalanan. Perhentian pertamanya adalah Galeri Seni Nasional di Washington DC, di mana lebih dari setengah juta orang datang untuk melihat mahakarya tersebut dan dua anggota Marinir bersenjata terus berjaga. Setelah itu, Mona Lisa melanjutkan perjalanannya ke Metropolitan Museum of Art di New York, di mana lebih banyak lagi orang mengantre untuk melihatnya – lebih dari 1 juta orang! Beberapa pengunjung bahkan menunggu selama lebih dari 3 jam, sangat ingin memanfaatkan kesempatan yang mungkin hanya terjadi sekali seumur hidup ini untuk melihat lukisan yang terkenal di seluruh dunia tersebut.

Lukisan yang paling banyak dibicarakan di dunia

Perpaduan warna yang lembut, ciri-ciri wajah manusia yang sangat realistis, dan, tentu saja, senyuman misterius Mona Lisa merupakan alasan mengapa potret ini dipuji sebagai karya seni kelas dunia. Namun, ada lebih dari sekadar keindahan artistik di sana—ada pula sejarah yang kaya, penuh dengan fakta-fakta menarik seputar Mona Lisa. Mulai dari pesanan pembuatannya pada awal abad ke-16 hingga serangan-serangan yang terjadi baru-baru ini pada tahun 2024, Mona Lisa telah melewati begitu banyak lokasi dan peristiwa, dan semua itu berkontribusi sama besarnya terhadap ketenarannya seperti karya seninya itu sendiri. Lukisan ini lebih dari sekadar sebuah lukisan – ini adalah bukti bagaimana keindahan dapat bertahan melewati ujian waktu!

Siapkan diri Anda untuk mengunjungi Museum Louvre!

Sekarang setelah Anda mengetahui segala hal tentang lukisan Mona Lisa, inilah saatnya merencanakan kunjungan Anda ke Museum Louvre. Baca panduan kunjungan kami dan temukan kapan waktu terbaik untuk berkunjung, cara menghindari keramaian, dan masih banyak lagi!

LIHAT OPSI LAINNYA

Kami punya penawaran terbaik untuk Louvre tur & tiket khusus untuk Anda!

Tiket Museum Louvre
dari
Rp 1053067
Buku terlaris

Akses terbatas

Tiket Museum Louvre

Nikmati akses ke Museum Louvre dengan tiket masuk berjadwal. Jelajahi sejarah seni dan koleksi-koleksi terkenal sesuai keinginan Anda. Jelajahi koridor-koridor salah satu museum paling terkenal di dunia yang dikunjungi jutaan orang. Saksikan karya-karya agung seperti Mona Lisa, Venus de Milo, Winged Victory, dan banyak lagi lainnya. Dengan lebih dari 35.000 koleksi yang tersebar di delapan bagian, Louvre menawarkan perjalanan tak terlupakan melintasi sejarah seni dan budaya.

Tiket Masuk Museum Paris
dari
Rp 2250672
Nilai terbaik

Lihat semua museum di Paris

Tiket Masuk Museum Paris

Kunjungi lebih dari 60 museum dan landmark ternama, seperti Museum Louvre, Notre Dame, Arc de Triomphe, Museum Orsay, dan masih banyak lagi! Tiket terusan Anda berlaku selama 2 hingga 6 hari dan sudah termasuk akses tanpa antrean, sehingga Anda bisa memanfaatkan kunjungan Anda di Paris dengan maksimal. Tiket terusan ini juga mencakup situs-situs di luar Paris, seperti Istana Versailles, dan menawarkan pelayaran di sepanjang Sungai Seine.

Tiket Museum Louvre & Pelayaran Sungai Seine
dari
Rp 1445386

Pesiar seni & pemandangan indah

Tiket Museum Louvre & Pelayaran Sungai Seine

Kunjungi Louvre, museum terbesar di dunia, dan lihatlah berbagai karya seni yang tak ternilai harganya, termasuk Mona Lisa yang ikonik dengan senyumannya yang penuh teka-teki serta Venus de Milo yang berusia lebih dari 2.100 tahun! Jelajahi ratusan galeri yang dipenuhi karya seni, lalu ikuti pesiar sungai Seine selama 1 jam. Lihatlah landmark Paris yang paling terkenal, seperti Menara Eiffel dan Katedral Notre Dame, dari sudut pandang yang unik.